![]() |
| - Kenangan fotoku saat di CBZ, Jakarta, Okt 1974 |
Ditulis oleh : Gola Gong
sumber : Facebook Gola Gong
GOLA GONG
Lingkungan yang sehat memang dibutuhkan untuk menyemai karakter. Maka tidak heran, jika anak-anak yang tumbuh di Yumaga rata-rata sukses dalam karirnya, kata Emak. tak ada kesuksesan dilakukan sendirian. Semua saling kait-mengait.
Ya, lingkungan di Yumaga sangat sehat membentuk jiwa saya, yang saat itu umur 11 tahun harus diamputasi tangan.
BISA ULAR DI DARAHKU
Bada Jum'at 7 Maret 2014 tadi, saya menengok Emak. Saya menanyakan kesehatannya. Selain itu, saya ingin merekam lgi proses ketika tangan saya harus diamputasi pada Okt 1974.
Emak sebetulnya tidak suka ditanya lagi soal itu.
"Kenapa diungkit-ungkit lagi?"
"Ingin dengar lebih jelas lagi dari Emak."
"Kata dokter Ketut, saat diperiksa laboratorium, di darah kamu terkandung bisa ular. Dokter Ketut menanyakan, jatuhnya di mana?"
Ini yang sering mengganggu saya. Sering saya ingat-ingat proses jatuh saya. Saat itu saya dan Endang yang tersisa harus melompat. Kami berdua berani melompat lebih tinggi dari pohon pete cina di rumah Aubrey Serang (Kang Ujang) di Jalan Yumaga (Yusuf Martadilaga), alun-alun Serang . Siapa lebih tinggi, ialah yang berhak jadi "Jendral Kecil". Masa kecil yang indah.
Saya ingat, sebelum saya melompat dalam posisi siap, tiba-tiba ada sesuatu yang mengagetkan saya, sehingga saya terjatuh tanpa bersiap-siap lebih dulu.
